Pengalaman Membeli dan Merakit Server Serta Tips Memilih Server Bekas

 


Berbagi Cerita,
Dulu sekitar tahun 2000an trend server Branded
kalau tidak menggunakan Supermicro ya menggunakan IBM, paling Minim menggunakan merk Dell.
2005 keatas mulai menggunakan server rakitan.
Ternyata merakit server dengan spesifikasi (proc, RAM, Storage) yang sama dengan server branded bisa menghemat hampir 50% pengeluaran.
Kemudian masuk 2013 keatas dimana harga dolar makin tidak terkendali naik naik ke puncak gunung, ternyata membeli komponen server untuk dirakit ulang makin besar biayanya.
Tahun 2015 akhirnya mulai beli server branded yang bekas menjadi solusi terhadap penghematan biaya.
Banyak pertanyaan apakah Aman jika menggunakan server branded bekas?
bisa dibilang YA dan bisa dibilang TIDAK karena kembali ke pengalaman dan pemahaman masing-masing orang.
walaupun komponen server branded tergolong handal namun server bekas setelah dibeli dan sebelum digunakan baiknya dilakukan cek dan test.
Lalu ketahui history penggunaan server, contoh jika sebelumnya digunakan di data center maka akan cenderung lebih aman dan tahan lebih lama mengingat data center untuk suhu dan listriknya terjamin juga bebas dari debu.
Terakhir yang paling penting adalah cek performa storage jika tidak mau pusing maka baiknya langsung beli storage baru saja.
Data adalah hal yang sangat-sangat berharga dan penting
pastikan tempat penyimpanan data benar-benar Aman
Menggunakan Server Branded bekas memang lebih hemat
namun menggunakan Storage baru adalah pilihan yang bijak.
Note:
Lokasi foto - Data Center Cyber Jakarta


Posting Komentar

0 Komentar