Tipu Daya Pengetahuan

 


Sejarah masa Lampau, Bayangkan berada di sebuah pulau asing, jauh dari dunia yang kamu kenal, dan satu-satunya yang kamu andalkan hanyalah pengetahuan. Itulah yang dimanfaatkan oleh Christopher Columbus pada tahun 1504.

Setelah berbulan-bulan terdampar di Jamaika, hubungan Columbus dan anak buahnya dengan penduduk asli mulai memburuk. Bantuan makanan dan pasokan dari warga lokal mulai dihentikan. Columbus yang kehabisan cara, lalu memainkan kartu terakhirnya — pengetahuan astronomi.

Bermodal kalender dan perhitungan langit, Columbus tahu akan terjadi gerhana bulan pada tanggal 29 Februari. Ia pun mengklaim kepada penduduk asli bahwa Tuhan marah karena mereka tak lagi membantu, dan sebagai hukuman, Tuhan akan "menghilangkan bulan" dari langit. Saat gerhana benar-benar terjadi, langit menggelap, dan penduduk panik. Mereka percaya Columbus benar-benar memiliki kuasa atas alam semesta.

Tak butuh waktu lama, mereka pun kembali menyuplai makanan dan kebutuhan.

Columbus berhasil menipu dengan ilmu pengetahuan, dan menyelamatkan seluruh krunya.

Kisah ini jadi salah satu bukti bagaimana ilmu pengetahuan — jika dimonopoli — bisa jadi alat kekuasaan.

 Pengetahuan adalah kekuatan. Tapi di tangan yang salah, ia bisa menjadi tipu daya.

Posting Komentar

0 Komentar